Tampilkan postingan dengan label tugas kuliah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tugas kuliah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Maret 2012

Apa itu Kerangka Pemikiran ??


Kerangka Pemikiran
Ada dua macam krrangka pemikiran yaitu Penelitian kuantitatif dan kualitatif, berikut penjelasanya ...:

1. Penelitian Kuantitatif
Kerangka pemikiran dibuat dalam bentuk bagan dan/atau uraian (narasi).
Kerangka pemikiran penelitian kuantitatif merupakan inti penelitian yang terdiri dari:

1) Tahap perencanaan berisi : obyek/variabel penelitian
2) Tahap pelaksanaan berisi : sub variabel penelitian/dimensi, identifikasi dan definisi variabel serta data yang diperlukan.
3) Tahap penyelesaian : tujuan akhir penelitian.

Dalam kerangka pemikiran juga memuat definisi variabel dan identifikasi variabel.
a) Definisi Konsep, Variabel atau Unsur Dalam skripsi kuantitatif (baik pendekatan statistik maupun matematik biasa) variabel yang digunakan harus didefinisikan. Dalam skripsi kualitatif
yang harus didefinisikan adalah konsep-konsep/unsur-unsur yang akan digunakan dalam menganalisis permasalahan (problem).
b) Indentifikasi Konsep, Variable atau Unsur Dalam skripsi kuantitatif (pendekatan statistik) identifikasi variabel meliputi nama variabel dan fungsinya sebagai
variabel dependen atau independent (jika menggunakan regresi); untuk pendekatan matematik biasa identifikasi data
mengemukakan kaitan, pengaruh,
relevansi data kuantitatif yang bersangkutan dengan permasalahan (problem) yang diteliti. Dalam skripsi kualitatif identifikasi konsep/unsur
mengemukakan bagaimana kaitan,
pengaruh, relevansi unsur yang akan digunakan dalam menganalisis, dengan permasalahan (problem) yang diteliti.
c) Hipotesis (kalau ada)
(1) Untuk penelitian deskriptif : penelitian yang dilakukan terhadap variable mandiri, tanpa membuat perbandingan, atau menghubungkan dengan variable lain.
(2) Untuk penelitian komparatif : penelitian yang bersifat membandingkan terhadap
variabel mandiri tetapi untuk sampel yang lebih dari satu.
(3) Pada penelitian kuantitatif, penelitian adalah bersifat logico – hypothetico - verification dengan berdasarkan data empirik; untuk penelitian jenis ini digunakan hipotesis.


2. Penelitian Kualitatif
Kerangka pemikiran dibuat dalam bentuk bagan dan/atau uraian (narasi).Dalam kerangka pemikiran juga memuat definisi
konsep, definisi operasional/
operasionalisasi konsep, fokus penelitian.
Untuk penelitian kualitatif, hipotesis
bukan merupakan keharusan. Jika
penelitian kualitatif akan menggunakan
hipotesis dapat menggunakan hipotesis kerja yang bisa berubah di lapangan penelitian.
Published with Blogger-droid v2.0.4

Kamis, 22 Maret 2012

MAKALAH : Konsep Dasar Sistem Ekonomi

Tugas ..! Satu hal yang tidak bisa lepas dari mahasiswa.. dalam entri ini saya ingin berbagi Makalah tentang Konsep Sistem Informasi.. bukan untuk menggurui hanya bermaksud untuk memudahkan temen-temen dlam mencari referensi terutama tentang materi yang saya sebutkan tadi.. kritik dan saran kami tampung.. ( dilarang keras kopas 100% , tanpa proses editing ).. karena dapat membahayakan otak... hooohooo

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR i
DAFTAR ISI

PENDAHULUAN
PEMBAHASAN
1. Pengertian Sistem
2. Ruang Lingkup Sistem
3. Tipe Sistem
4. Sub Sistem
5. Sistem dan Organisasi
PENUTUP

DAFTAR PUSTAKA


BAB I
PENDAHULUAN
Sistem informasi adalah sekumpulan hardware, software
BAB 11
PEMBAHASAN

Pengertian Sistem
Menurut Etimologi istilah sistem berasal dari bahasa Yunani, System yang artinya himpunan bagian atau unsur yang saling berhubungan secara teratur untuk mencapai tujuan bersama
Pengertian sistem menurut sejumlah para ahli:
L. James Havery
Menurutnya sistem adalah prosedur logis dan rasional untuk merancang suatu rangkaian komponen yang berhubungan satu dengan yang lainnya dengan maksud untuk berfungsi sebagai satu kesatuan dalam usaha mencapai suatu tujuan yang telah ditentukan.
John Mc Manama
Menurutnya sistem adalah sebuah stuktur konseptual yang tersusun dari fungsi-fungsi yang saling berhubungan yang bekerja sebagai suatu kesatuan organik untuk mencapai suatu hasil yang diinginkan secara efektif dan efisien.
C.W. Churchman
Menurutnya sistem adalah seperangkat bagian-bagian yang dikoordinasikan untuk melaksanakan seperangkat tujuan.
J.C Hinggins
Sistem adalah seperangkat bagian-bagian yang saling berhubungan.
Edgar F Huse dan James L. Bowdict
Menurutnya sistem adalah suatu seri atau rangkaian bagian-bagian yang saling berhubungan dan bergantung sedemikian rupa sehingga interaksi dan saling pengaruh dari satu bagian akan mempengaruhi keseluruhan.

Dari pengertian diatas dapat kami simpulkan bahwa pengertian sistem adalah suatu kesatuan yang terdiri atas beberapa komponen atau elemen yang saling berhubungan atau saling terikat satu sama lain yang secara bersama mencapai tujuan-tujuan yang sama.


Ruang Lingkup Sistem
Tipe Sistem
Sub Sistem
Ada beberapa elemen yang membentuk sebuah sistem, yaitu: tujuan, masukan, proses, keluaran, batas, mekanisme pengendalian dan umpan balik serta lingkungan. Berikut elemen-elemen yang membentuk sebuah sistem.
Tujuan
Setiap sistem memiliki tujuan (goal), entah hanya satu atau mungkin banyak. Tujuan inilah yang menjadi pemotivasi yang mengarahkan sistem. Yanpa tujuan, sistem menjadi tidak terarah dan tidak terkendali. Tentu saja tujuan antara satu sistem dengan sistem yang lain berbeda.
Masukan
Masukan (input) sistem adalah segala sesuatu yang masuk ke dalam sistem dan selajutnya menjadi bahan yang diperoses. Masukan dapat berupa hal-hal yang berwujud (tampak secara fisik) maupun yang tidak tampak. Contoh masukan yang berwujud adalah bahan mentah, sedangkan contoh yang tidak berwujud adalah informasi (misalnya: permintaan jasa pelanggan).
Proses
Proses merupakan bagian yang melakukan perubahan atau transformasi dari masukan menjadi keluaran yang berguna dan lebih bernilai, misalnya berupa informasi dan produk, tetapi juga bisa berupa hal-hal yang tidak berguna, misalnya saja sisa pembuangan atau limbah pada pabrik kimia, proses dapat berupa bahan mentah. Pada rumah sakit, proses dapat berupa aktivitas pembedahan pasien.
Keluaran
Keluaran (output) merupakan hasil dari pemrosesan. Pada sistem informasi, keluaran bisa berupa suatu informasi, saran, cetakan laporan, dan sebagainya.
Batas
Yang disebut batasan (boundary) sistem adalah pemisah antara sistem dan daerah di luar sistem (lingkungan). Batas sistem menentukan konfigurasi, ruang lingkup atau kemampuan sistem . sebagai contoh, tim sepakbola mempunyai aturan permainan dan keterbatasan kemampuan pemain. Pertumbuhan sebuah took kelontong dipengaruhi oleh pembelian pelanggan, gerakan pesaing dan keterbatasan dana dari bank. Tentu saja batas sebuah sistem dapat dikurangi atau dimodifikasi sehingga akan mengubah perilaku sistem. Sebagai contoh: dengan menjual saham ke publik, sebuah perusahaan dapat mengurangi keterbatasan dana.
Mekanisme Pengendalian dan Umpan Balik
Mekanisme pengendalian (control mechanism) diwujudkan dengan menggunakan umpan balik (feedback), yang mencuplik keluaran. Umpan balik ini digunakan untuk mengendalikan baik masukan maupun proses. Tujuannya adalah untuk mengatur agar sistem berjalan sesuai dengan tujuan.
Lingkungan
Lingkungan adalah segala sesuatu yang berada diluar sistem. Lingkungan bias berpengaruh terhadap operasi sistem dalam arti bisa merugikan atau merugikan sistem itu sendiri. Lingkungan yang merugikan tentu saja harus ditahan dan dikendalikan supaya tidak mengganggu kelangsungan operasi sistem, sedangkan yang menguntungkan tetap harus terus dijaga, karena akan memacu terhadap kelangsungan hidup sistem.
Sistem dan Organisasi









DAFTAR PUSTAKA

HYPERLINK "http://www.creativebrain.web.id/media.php?action=readnewa&title=Pengertian%20Sistem%20Menurut%20Para%20Ahli" www.creativebrain.web.id/media.php?action=readnewa&title=Pengertian%20Sistem%20Menurut%20Para%20Ahli
id.m.wikipedia.org/wiki/sistem?wasRedirected=true
HYPERLINK "http://triwahyudingeblogyuk.blogspot.com/2010/11/tipe-sistem-informasi.html" http://triwahyudingeblogyuk.blogspot.com/2010/11/tipe-sistem-informasi.html

Published with Blogger-droid v2.0.4